Rabu, 03 Maret 2010

.::SKENARIO PEMBUATAN PERMAINAN SUSUN PIRINGAN::.

Asal Permainan

Permainan ini dinamakan dengan permainan “Permainan Susun Piringan” dengan menggunakan teknik rekursif, yang mana permainan ini diambil dari inspirasi Permainan Menara Hanoi. Permainan menara hanoi tersebut dilatarbelakangi dari legenda tentang candi Indian yang berisi ruang besar dengan tiga tiang yang dikelilingi 64 piringan emas. Pendeta Brahma, melaksanakan tugas dari peramal di masa lalu, sesuai dengan aturan teka-teki ini. Menurut legenda ini, bila teka-teki ini diselesaikan, dunia akan kiamat. Tidak jelas benar apakah Lucas menemukan legenda ini atau terinspirasi olehnya.

Bila legenda ini benar, dan pendeta itu bisa memindahkan satu piringan tiap detik, menggunakan pemindahan paling sedikit, maka akan memakan waktu 264−1 detik atau kurang lebih 584,582 milyar tahun.

Menara Hanoi adalah sebuah permainan matematis atau teka-teki. Permainan ini terdiri dari tiga tiang dan sejumlah piringan dengan ukuran berbeda-beda yang bisa dimasukkan ke tiang mana saja. Permainan dimulai dengan piringan-piringan yang tertumpuk rapi berurutan berdasarkan ukurannya dalam salah satu tiang, piringan terkecil diletakkan teratas, sehingga membentuk kerucut.


Aturan Permainan

Aturan permainan ini adalah semua piringan pada tonggak A dipindahkan pada tonggak C dengan ketentuan bahwa pemindahan piringan dilakukan satu per satu dan piringan yang lebih besar tidak boleh diletakkan diatas piringan yang lebih kecil.

Tujuan dari permainan ini adalah untuk memindahkan seluruh tumpukan ke tiang yang lain, mengikuti aturan berikut :

· Hanya satu piringan yang boleh dipindahkan dalam satu waktu.

· Setiap perpindahan berupa pengambilan piringan teratas dari satu tiang dan memasukkannya ke tiang lain, di atas piringan lain yang mungkin sudah ada di tiang tersebut.

· Tidak boleh meletakkan piringan di atas piringan lain yang lebih kecil.


Secara sederhana, pemindahan secara rekursif dapat dilakukan dengan :

1. Pindahkan (N-1) piringan yang paling atas dari tonggak asal (A) ke tonggak bantu (B).

2. Pindahkan piringan ke N (piringan terakhir) dari tonggak asal (A) ke tonggak tujuan (C).

3. Pindahkan (N-1) piringan dari tonggak bantu (B) ke tonggak tujuan (C).

Secara umum, untuk menyelesaikan N buah piringan diperlukan pemindahan sebanyak 2^N-1 kali.


Cara Menjalankan Permainan Susun Piringan

Pada tampilan awal, piringan yang ditampilkan adalah 3 (tiga). Tetapi piringan tersebut bisa ditambahkan sesuai dengan yang diinginkan, minimum 3 (tiga) piringan dan maksimum 12 piringan.

Cara bermainnya adalah dengan memindahkan setiap piringan ditonggak asal menuju tonggak tujuan dengan perantara tonggak bantu. Jumlah langkah yang dihasilkan sampai selesai akan ditampilkan. Bila langkah yang dihasilkan melebihi langkah minimum yang seharusnya, maka akan dianjurkan untuk mengulang lagi sampai sesuai dengan langkah yang seharusnya.

Akan tetapi, bila langkah yang dihasilkan telah mencapai langkah minimum maka permainan dengan jumlah piringan yang tertera telah berhasil dipecahkan.


Rancangan Permainan Susun Piringan

Permainan Susun Piringan ini akan dibuat dengan menggunakan bahasa pemrograman JAVA. Untuk merancang program aplikasi game ini, dapat dibagi menjadi ke beberapa objek-objek sesuai dengan fungsi-fungsinya, yaitu:



Pesan Edukasi Permainan Susun Piringan




Pesan yang edukasi yang ada pada permainan ini adalah “Dimana kita diajarkan untuk dapat bisa lebih teliti untuk menentukan suatu penempatan dengan melihat dari bentuk dan ukurannya. Dan dari permainan ini kita juga bisa mempelajari tentang Algoritma Rekursif. Selain itu, permainan ini juga dapat digunakan dalam penelitian psikologis dalam hal pemecahan masalah. Dan biasa digunakan oleh ahli psikologi syaraf dalam berupaya mengevaluasi amnesia”.




Sumber:

http://id.wikipedia.org/wiki/Menara_Hanoi



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar