Senin, 22 Februari 2010

Game Teknologi


Pada kesmpatan kali ini saya akan menyajikan sebuah ulasan yang memang tidak jauh berbeda dengan pembahsan saya yang sebelumnya. Yang mana, akan masih membahas tentang Game. Pada ulasan sebelumnya saya telah menuangkan sedikit tentang pengertian tentang Game dan Game Online, sejarah Game, dan masih banyak lagi (klo mau tau,,makanya rajin2 buka blog saya yua….^^ hehehe….tetep promosi,, =P).

Dan pada pembahasan kali ini saya akan membahas tentang Game Teknologi. Dan beberapa hal yang masih berhubungan dengan Game.


Yukss kita mulai aja….^^



Pengertian Game Teknologi

Game Teknologi adalah sebuah media yang memiliki berbagai fitur unggulan yang dapat dengan mudah diterima diberbagai kalangan. Terlebih karena game biasanya juga mengusung pemanfaatan teknologi multimedia dan interaktivitas yang membuat pengguna memiliki peran aktif, membuatnya memiliki daya tarik yang lebih tinggi dibandingkan media-media lain yang menawarkan peran pasif bagi penggunanya. Tricia Austin dan Richard Doust dalam New Media Design (Lawrence King Publishing, 2007) menjabarkan bahwa dari studi yang telah dilakukan untuk mengukur pengaruh game teknologi bagi penggunanya didapat beberapa temuan, antara lain:

- Pertama, game adalah hal yang menyenangkan untuk dilakukan sehingga pemain mendapatkan kesenangan dan kepuasan.

- Kedua, game adalah bentuk permainan yang membutuhkan keterlibatan yang intens dan penuh.

- Ketiga, tantangan, kompetisi, oposisi dan konflik yang ada di dalam game membutuhkan kemampuan pemecahan masalah yang mendorong kreativitas.

- Keempat, storytelling dan representasi (misalkan dalam bentuk avatar pemain dalam game) memberikan kesempatan mengekspresikan emosi.

- Kelima, game selalu dibentuk dalam sebuah struktur aturan dan memiliki tujuan-tujuan tertentu yang memupuk motivasi.

- Keenam, permainan yang interaktif menyediakan aksi dan hasil dalam bentuk umpan balik yang membantu pemain membayangkan hasil yang dicapai.

- Ketujuh, kemenangan tentunya memberikan kepuasan pada pemain.

- Kedelapan, game interaktif yang melibatkan multiplayer akan membantu membangun kelompok sosial.

Lebih jauh lagi, Austin dan Doust juga menjabarkan bahwa gameplay juga mampu mengeluarkan potensi dari media baru sebagai theater digital yang imajinatif. Hal ini akan memberikan pemain akses pada suatu waktu dan tempat di luar keseharian mereka, menyedot perhatian mereka dan menahan rasa ketidak percayaan mereka baik pada tatanan kesadaran maupun sub kesadaran. Hal ini menjadikan dunia dalam game seakan-akan menjadi dunia kedua yang berbeda realitasnya dari dunia mereka yang nyata (seperti ditampilkan dalam game-game simulasi seperti The Sims atau Second Life).



Tahapan dalam pembuatan Game

Pembuatan game itu bukanlah bisa terjadi begitu saja tanpa ada proses yang mendukung terciptanya sebuah game tersebut. Dan dalam pembuatan sebuah game itu terdapat beberapa tahapan-tahapan, antara lain:

1. Tentukan genre/jenis game yang akan dibuat

Pertama tentukan genre game yang akan dibuat, apakah berjenis, RPG (Role Playing Game) seperti Harvest Moon, FPS (First Person Shooter) seperti Counter Strike, SPS (Second Person Shooter) seperti 25 To Life, Arcade seperti Riden, Fighting seperti Street Fighter, Racing seperti Need For Speed, atau RTS (Real Time Strategy) seperti Age Of Empire.

2. Tentukan Tool yang ingin digunakan

Pada tahap ini untuk menentuan tool apa yang digunakan dalam game yang akan dibuat. biasanya game dibuat dengan bahasa pemograman, namun tidak selalu game dibuat dengan bahasa pemrograman. Tetapi dapat pula dibuat menggunakan software. banyak sekali software yang khusus dibuat untuk membuat game dengan genre tertentu, ada software yang menggunakan bahasa pemograman dalam pembuatan game atau sama sekali tidak membutuhkan pemograman dalam pembuatannya, sehingga hanya perlu menggunakan mouse untuk mengatur jalannya game, karakter jagoan, musuh dan beberapa komponen game lainnya, software untuk membuat game sangat membantu dalam membuat sebuah game.

3. Tentukan gameplay game

Gameplay merupakan urutan atau sistem jalannya game yang akan dibuat. Mulai dari menu, area permainan, save, load, game over, story line, misiion sukses, mission failed, cara bermain dan sistem lainnya harus ditentukan, misal dalam sistem save Anda hanya akan membuat pemain bisa mensave permainan jika jagoannya sudah menuju kesebuah lokasi, kemudian ketika meload karakter jagoan akan kembali ketempat area save, atau ketika dalam menu pemain hanya akan mendapat pilihan menu play game, load game, credit dan quit, atau Anda ingin membuat game yang bercerita tentang seorang mahasiswa yang terlibat dalam perang antar geng jalanan dan mencoba untuk keluar dari permasalahan tersebut. Semua sistem yang digunakan dalam game disebut dengan gameplay. Sebisa mungkin buatlah gameplay game Anda enak untuk dimainkan dan tidak menyulitkan pemain sehingga pemain akan nyaman ketika memainkan game Anda

4. Tentukan grafis yang ingin digunakan

Jenis grafis secara sederhana dapat dibagi menjadi tiga jenis yaitu jenis kartun, semi realis, atau realis. Pilih jenis grafis yang sesuai dengan kebutuhan game Anda dan sesuai dengan kemampuan Anda, kemudian pilih software apa yang ingin Anda gunakan dalam membuat gambarnya, pilihlah yang Anda anggap paling mudah digunakan

5. Tentukan suara yang ingin digunakan

Tanpa suara akan membuat game Anda kehilangan nilainya, karena itulah pilih suara yang ingin digunakan dalam permainan. Pilihan suara bisa Anda bagi-bagi menjadi beberapa bagian seperti bagian main menu, save menu, load menu, shoot, dead, mission sukses, mission failed, loading dan bagian-bagian lainnya, pemilihan suara yang digunakan harus seirama dengan bagiannya, misal untuk bagian mission failed tidak cocok jika menggunakan musik yang bersemangat, haruslah musik yang mengandung kesedihan untuk didengar sehingga akan membuat pemain makin sedih ketika jagoannya kalah. Kemudian pilih software yang ingin Anda gunakan untuk membuat atau mengedit suara yang akan digunakan dalam game.

6. Lakukan perencanaan waktu

Dengan perencanaan waktu akan membuat Anda makin bebas melakukan hal lainnya karena perasaan Anda tidak lagi terganggu dengan game yang belum selesai dibuat, kemudian ketika waktu pembuatan game sudah tiba Anda akan membuat game sesuai dengan urutan waktu yang sudah Anda tentukan sehingga Anda tidak bingung bagian game mana yang belum selesai dikerjakan dan yang sudah selesai dikerjakan. Perencanaan waktu pembuatan sangat baik untuk dilakukan

7. Proses pembuatan

Yang terakhir lakukan pembuatan game karena semua komponen yang Anda perlukan sudah disiapkan dari awal, lakukan proses pembuatan berdasarkan waktu yang sudah ditentukan, tidak ada salahnya Anda meminta pertolongan orang lain sehingga akan mempercepat proses pembuatan game Anda.

8. Lakukan publishing

Ketika Anda sudah selesai membuat sebuah game, publish game Anda menjadi setup jika game Anda harus diinstal terlebih dahulu sebelum dimainkan atau publish menjadi exe jika game Anda bisa langsung dimainkan tanpa harus menginstalnya terlebih dahulu, metode mempublish tergantung dengan tool yang Anda gunakan untuk membuat game.



Teknologi Yang Digunakan Dalam Pembuatan Game



Dalam pembuatan sebuah game selain membutuhkan perangkat-perangkat yang berhubungan dengan game tersebut, pembuatan game tersebut juga membutuhkan dan menggunakan banyak bahasa pemrograman. Namun, ada beberapa bahasa yang memang sudah umum dan teruji digunakan dalam membuat game. Seperti C++ dan Flash. Dilihat dari kemampuan, keduanya memang sangat berbeda dan tujuan penggunaannya pun berbeda pula. Tapi, kedua bahasa ini sangat umum digunakan sekarang untuk membuat game.

Biasanya C++ digunakan dalam pembuatan game komersil, Sementara hampir semua game casual dan berbasis web menggunakan Flash. Selain dari keduanya masih ada bahasa lain, seperti Darkbasic, Blitz, Lite-C untuk 3DGamestudio, LUA, Phyton, C#, dan bahasa lain yang berorientasi untuk game.

Flash dapat pula membuat game online, contohnya seperti Smartfoxserver. Dengan software ini, dapat menggunakan actionscript untuk membuat game online (multiplayer). Keterbatasan flash yang dulunya ditujukan untuk animasi web kini sudah berkembang. Tidak hanya itu, flash juga sudah digunakan sebagai alternatif membuat software untuk mobile application. Flashlite sebagai contoh digunakan untuk membuat game di HP. Bila tertarik pada game yang berorientasi game berat yang bermain di console atau di platform PC maka C++ dan sejenisnya bisa dipilih. Bila berpatokan kepada software maka jenis Lite-C dapat dipilih untuk software 3DGamestudio. Atau mungkin memilih BASIC untuk Darkbasic dan Blitz. Dapat pula menggunakan Phyton atau LUA untuk jenis software lain. Tergantung kepada jenis pengembangan yang akan dibuat. Selain itu juga bisa memilih platform baru seperti XNA yang menggunakan C#.



Profesi Yang Berhubungan Dalam Pembuatan Game

Game pemrograman memiliki banyak disiplin khusus; praktisi dari setiap mungkin menganggap diri mereka sebagai "permainan programer". Sebuah permainan pemrogram tidak boleh dikacaukan dengan perancang permainan; banyak desainer juga programer, tapi tidak semua, dan itu langka bagi satu orang untuk melayani kedua peran dalam permainan profesional modern. Ada dua jenis game utama yang diperlukan dalam permainan: dua-dimensi (2-D) dan tiga-dimensi (3-D).

Pada saat ini permainan 3D mendominasi tampilan game dan permainan-permainan yang paling popular saat ini. 3D game biasanya membutuhkan pengetahuan tentang perangkat lunak canggih, jadi adalah sesuatu yang seseorang dengan keahlian game yang mendasar mungkin akan maju ke kemudian. Paling 3D seniman memiliki beberapa pelatihan dalam game 2D juga.

Misalkan, disebuah perusahaan permainan mungkin menjadi model pembangun, seseorang yang mendesain objek dalam permainan, seperti mobil atau senjata; sebuah pembangun karakter, perancang permainan penduduk (baik manusia maupun tidak). Atau 3D Animator adalah orang yang memberi karakter dan objek gerakan dan kehidupan.

Pekerjaan ini saling tumpang tindih dan berinteraksi (berhubungan). Perancang dari sebuah karakter mungkin akan terlibat dalam keputusan-keputusan tentang apa karakter seperti ketika ia bergerak. Seorang seniman tekstur akan bekerja dengan sebuah 3D animator untuk menentukan objek apa yang terlihat seperti dalam gerakan dan selama bermain game. Proses pembuatan permainan ini penuh dengan kolaborasi, dan setiap pekerja yang bekerja dalam industri ini harus disiapkan untuk bekerja dalam lingkungan tim.

Orang yang paling senior di tim permainan video (game) adalah Direktur Game. Ini adalah posisi tingkat manajemen yang bertanggung jawab untuk mengawasi para pekerja lain dan menyediakan keseluruhan arah untuk dapat menghasilkan permainan yang bagus dan menarik. Pekerjaan ini memerlukan pengalaman dan pengetahuan tentang semua fase permainan game. Dan biasanya hanya seniman dengan pengalaman bertahun-tahun sebelumnya untuk posisi ini.

Akhirnya, dalam "game" ini, jangan lupa tentang Audio. Desain audio dalam permainan telah menjadi sangat canggih dengan terkenal menyediakan rekaman musik dan efek suara menyaingi film Hollywood.

Spesialis audio menangani dan mengelola tugas-tugas ini dan berpengalaman dengan berbagai jenis perangkat lunak audio yang digunakan dalam proses.



Profesi Lain Dalam Pembuatan Game

Ada beberapa profesi lain dalam industri permainan (game) ini yang berhubungan dengan proses pembuatan game:

- Produser

- Programmer

- Audio desainer

- Perancang permainan

Produser adalah pekerjaan yang dapat mencakup segala sesuatu mulai dari desain membantu permainan untuk membuat dapat membagi-bagi tim. Inti dari pekerjaan seorang produser harus bertanggung jawab atas anggaran (pengeluaran) dalam pembuatan game dan menentukan jadwal dalam industri game ini, dimana periode penjualan account untuk sebagian besar dari total penjualan perusahaan. Jika permainan akan terlambat atau tidak bisa sampai ke took-toko pada waktunya, ini bisa menjadi sebuah kerugian besar bagi sebuah perusahaan game tersebut.

Inti dari pembuatan game ini adalah Program Komputer. Yang mana, menunjukkan bahwa dalam membuat suatu permainan tersebut dibutuhkan seorang Programer. Programer adalah pekerjaan yang mendasari penting yang memberikan hidup sebuah game. Jenis pemrograman yang digunakan seorang programmer bervariasi, tergantung pada jenis permainan dan bagian dari permainan yang programmer kerjakan tersebut. Ada programmer untuk audio, mesin permainan, 3-D aspek permainan, multi-player atau aspek jaringan permainan, dan sebagainya.

Perancang permainan (jangan disamakan dengan desainer grafis – karena itu lebih merujuk kepada seniman grafis) adalah orang yang membuat bagian-bagian dari game pada tingkat abstrak dan menciptakan tantangan, tugas, atau peristiwa yang merupakan tindakan permainan. Peran yang dilakukan tidak hanya seperti yang telah disebutkan sebelumnya, karena beberapa desainer permainan dapat membantu mengembangkan dan membangun permainan, sementara yang lain hanya berpartisipasi dalam tahap desain awal.

Masa depan industri game sulit untuk diprediksi. Platform teknologi baru, serta hardware dan software pada industri tersebut selalu berubah-ubah.

Sangat menarik dan untuk dicatat bahwa usia rata-rata pemain permainan game meningkat, bukan hanya anak kecil atau remaja yang bermain game lagi. Tapi, orang tua pun sekarang sudah dapat bermain dengan game tersebut. Ini menunjukkan bahwa permainan pada saat sekarng ini sudah lebih canggih.

Bagi mereka yang ingin bisa masuk dalam industri game ini, jelas harus memiliki pengetahuan tentang teknologi game permainan tersebut yang diperlukan untuk membangun sebuah game, termasuk 3D software dan bahasa pemrograman komputer, Dan pengetahuan industri akan menjadi aset bagi siapa pun yang berharap untuk berkecimpung didunia industri pembuatan game ini.




Sumber:

http://www.google.com

http://ntannyed.ngeblogs.com

http://thommykennedy.wordpress.com/2009/07/29/mari-membuat-game

http://bahaskomputer.blogspot.com/2009/05/tahap-pembuatan-game.html

http://martabakomikita.multiply.com/journal/item/158

http://galihadi.ngeblogs.com/2009/10/01/perkembangan-teknologi-game/



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar